Selasa, 13 Maret 2012

Profil dan Biografi Rano Karno


Rano Karno yang lahir di Jakarta, 8 Oktober 1960 adalah putra ketiga dari enam bersaudara pasangan Soekarno M. Noer (Minang) dan Istiarti M Noer (Jawa). Darah bakatnya mengalir dari ayahnya yang juga bintang film legendaris.

Rano menikah dengan Dewi Indriati pada 8 Februari 1988 dan dikaruniai 2 orang anak, Raka Widyarma dan Deanti Rakasiwi. Sebelumnya Rano pernah menikah dan berakhir dengan perceraian setelah 2 tahun.

Direktur Utama Karnos Film ini, memiliki komitmen besar untuk mengangkat budaya Betawi sebagai tanah kelahirannya, dengan memproduksi dan membintangi sinetron SI DOEL ANAK SEKOLAHAN. Sinetron yang kemudian dibuat enam episode ini, memiliki kisah berlatar belakang mirip dengan film yang dibintanginya di masa kecil, SI DOEL ANAK BETAWI (1972).

KARIR
Di dunia hiburan
Rano Karno memulai karirnya dalam dunia akting saat berusia 9 tahun. Kala itu, iya diajak ayahnya untuk memerankan tokoh anak-anak dalam sebuah film berjudul LEWAT TENGAH MALAM. Namun, namanya mulai dikenal setelah membintangi film SI DOEL ANAK BETAWI (1972) karya Sjuman Djaja. Dalam film yang diangkat dari cerita Aman Datoek Madjoindo ini, Rano mendapat peran sebagai tokoh utama.

Sejak itu, berbagai tawaran film diterimanya dan prestasinya pun mulai kelihatan. Lewat film RIO ANAKKU (1973), Rano memperoleh penghargaan Aktor Harapan I PWI Jaya (1974). Kemudian, dalam Festifal Film Asia 1974 di Taipei, Taiwan, ia meraih hadiah The Best Child Actor. Selanjutnya ia mendapat peranan-peranan dewasa lewat film WAJAH TIGA PEREMPUAN (1976), SUCI SANG PRIMADONA (1977), GITA CINTA DARI SMA (1979). Untuk mendukung niatnya terjun ke dunia film, Rano pun belajar akting di East West Player, Amerika Serikat.

Ketika industri film Indonesia mulai menurun, Rano pun beralih ke Sinetron. SI DOEL ANAK SEKOLAHAN adalah sinetron paling fenomenal yang digarapnya bersama saudara-saudaranya dalam Karno's Film. Dalam sinetron itu, di samping menjadi sutradara, penulis cerita dan skenario, Rano juga ikut berakting. Dirinya memerankan tokoh Si Doel.

Selain serial SI DOEL ANAK SEKOLAHAN 1-6, PT Karnos Film juga menghasilkan sinetron KEMBANG ILALANG dan USAHA GAWAT DARURAT. Rano juga pernah terjun ke dunia tarik suara. Album perdananya, Yang Sangat Kusayang terhitung cukup laku di pasaran.

Pada tahun 2011, Rano Karno bersiap membuat sebuah film tentang kebudayaan Cina-Indonesia berjudul BARONGSAI TERAKHIR berdasarkan novel yang ditulisnya. Film ini akan menggambarkan Sejarah Kebudayaan Etnis (Cina). Selain itu, Rano juga membangkitkan kembali kisah Si Doel yang lama tenggelam. Lewat film televisi SI DOEL ANAK PINGGIRAN, Rano memuaskan kerinduan para penggemar setia Si Doel.

Di dunia sosial dan politik
Rano sempat berpamitan kepada insan film nasional, untuk lebih berkonsentrasi dalam persiapan sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta. Namun pada pertengahan 2007, muncul iklan keluarga Si Doel yang mendukung Fauzi Bowo. Hal ini akhirnya memunculkan rumor bahwa Rano mundur dari kancah Pilkada DKI setelah menerima uang miliaran rupiah dari Fauzi Bowo. Meski hal itu akhirnya ditepis oleh kedua pihak.

Berita mengejutkan kembali tersiar. Di penghujung 2007 Rano menyatakan bahwa dirinya telah ditetapkan sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tangerang sesuai dengan keputusan partai pendukung untuk mendampingi Calon Bupati Ismet Iskandar pada Pilkada Tangerang 2008. Pasangan ini kemudian terpilih sebagai pemenang dan Rano menjadi Wakil Bupati Tangerang untuk periode 2008-2013.

Dalam kehidupan sosial, Rano Karno juga pernah diangkat sebagai duta khusus Indonesia dalam bidang pendidikan oleh UNICEF, sebuah badan di PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) yang bergerak dalam bidang pendidikan. Rano menjadi duta UNICEF dari Indonesia, atas rekomendasi dari Prof Dr Emil Salim, Mantan Menteri Kesehatan (alm) Prof. Dr. Adhyatma, Ibu Prof. Singgih, Ibu Prof Murprawoto.







FILMOGRAFI
* MALIN KUNDANG (1971)
* LINGKARAN SETAN (1972)
* TABAH SAMPAI AKHIR (1973)
* SI DOEL ANAK BETAWI (1973)
* YATIM (1973)
* RIO ANAKKU (1973)
* DI MANA KAU IBU (1973)
* SI RANO (1973)
* ROMI DAN JULI (1974)
* JANGAN BIARKAN MEREKA LAPAR (1974)
* PERAWAN MALAM (1974)
* ANAK BINTANG (1974)
* RATAPAN SI MISKIN (1974)
* SENYUM DIPAGI BULAN SEPTEMBER (1974)
* SENYUM DAN TANGIS (1974)
* SEBELUM USIA 17 (1975)
* TRAGEDI TANTE SEX (1976)
* WAJAH TIGA PEREMPUAN (1976)
* SEMAU GUE (1977)
* SUCI SANG PRIMADONA (1977)
* MUSIM BERCINTA (1978)
* PELAJARAN CINTA (1979)
* ANAK-ANAK BUANGAN (1979)
* BUAH TERLARANG (1979)
* GITA CINTA DARI SMA (1979)
* REMAJA DI LAMPU MERAH (1979)
* PUSPA INDAH TAMAN HATI (1979)
* REMAJA-REMAJA (1979)
* NIKMATNYA CINTA (1980)
* ROMAN PICISAN (1980)
* SELAMAT TINGGAL MASA REMAJA (1980)
* SELAMAT TINGGAL DUKA (1980)
* KEMBANG SEMUSIM (1980)
* NOSTALGIA DI SMA (1980)
* TEMPATMU DI SISIKU (1980)
* YANG KEMBALI BERSEMI (1980)
* KISAH CINTA TOMMI DAN JERRI (1980)
* KAU TERCIPTA UNTUKKU (1980)
* ALADIN DAN LAMPU WASIAT (1980)
* SENYUMMU ADALAH TANGISKU (1980)
* BUNGA CINTA KASIH (1981)
* MAWAR CINTA BERDURI DUKA (1981)
* DETIK-DETIK CINTA MENYENTUH (1981)
* DALAM LINGKARAN CINTA (1981)
* YANG (1984)
* ASMARA DI BALIK PINTU (1984)
* UNTUKMU KUSERAHKAN SEGALANYA (1984)
* RANJAU-RANJAU CINTA (1985)
* TAK INGIN SENDIRI (1985)
* KIDUNG CINTA (1985)
* YANG MASIH DI BAWAH UMUR (1985)
* PERTUNANGAN (1985)
* ANAK-ANAK MALAM (1986)
* MERANGKUL LANGIT (1986)
* DI DADAKU ADA CINTA (1986)
* OPERA JAKARTA (1986)
* BLAUW BLOED (1986)
* BILUR-BILUR PENYESALAN (1987)
* ARINI, MASIH ADA KERETA YANG LEWAT (1987)
* MACAN KAMPUS (1987)
* DIA BUKAN BAYIKU (1988)
* ARINI II (1988)
* SUMPAH KERAMAT (1988)
* ADIKKU KEKASIKU (1989)
* TAKSI (1990)
* PERASAAN PEREMPUAN (1990)
* SUAMIKU SAYANG (1990)
* SEJAK CINTA DICIPTAKAN (1990)
* PAGAR AYU (1990)
* TAKSI JUGA (1991)
* BERNAFAS DALAM LUMPUR (1991)
* PERAWAN METROPOLITAN (1991)
* SEKRETARIS (1991)
* KUBERIKAN SEGALANYA (1992)
* SELEMBUT WAJAH ANGGUN (1992)
* KEMBALI LAGI (1993)
* SI JAGO MERAH (2008)
* SATU JAM SAJA (2010)

SINETRON
* CAMELIA (TVRI 1982)
* SEBIASA (TVRI 1988)
* SI DOEL ANAK SEKOLAHAN 1-6
* SI DOEL ANAK GEDONGAN
* GITA CINTA DARI SMA
* PUSPA INDAH TAMAN HATI
* PELANGI DI HATIKU
* MAHA KASIH (EPISODE PUTUS ASA ITU DOSA)
* JOMBLO
* MARAH DAN GALAK

PENGHARGAAN KHUSUS
* Penghargaan Surjosoemanto dari BP2N (Dewan Film Nasional) 1997
* Nominasi FFI: Yang (1984), Ranjau-Ranjau Cinta (1985), Arini I (1987), Arini II (1989), Kuberikan Segalanya (1992)
* Aktor Utama Terbaik dalam Taksi FFI 1991
* Pemain Cilik Terbaik FFI 1974 di Surabaya
* Best Child Actor FFA 1974 di Taiwan lewat film Rio Anakku (1973)
* Aktor Harapan I Pemilihan Best Actor/Actrees PWI 1974

| kapanlagi.com

ads

Ditulis Oleh : Pustakawan Hari: 09.53 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogroll

Blog Archive

About